Minggu, 12 April 2015

PELAJARAN NAHWU: AL-MASDAR 

 المصدر
.               Masdar adalah isim yang dibentuk dari fi’il. Masdar ada dua macam :
                1. masdar sharih  المصدر الصريح
                2. masdar mu’awwal المصدر المؤول         
        Pada bab ini, materi tata bahasa yang disajikan adalah masdar sharih, sedangkan masdar
        mu’awwal akan disajikan pada bab berikutnya.
                Masdar sharih  المصدر الصريح.adalah masda yang sudah jelas bentuk lafalnya.
                Contohnya adalah lafal ذَهَاب      yang bentuk dari kata kerja هب ذ .
        Sebagian besar masdar hanya dapat diketahui secara sima’i (mendengar langsung dari
                 penutur ) atau melalui buku-buku dan kamus bahasa Arab. Sebagian lagi ada yang dibentuk
        dengan menggunakan rumusan tertentu (الوزن )
        Di antara wazan atau rumusan masdar dari fi’il adalah sebagai berikut :
.               Masdar adalah isim yang dibentuk dari fi’il. Masdar ada dua macam :
                1. masdar sharih  المصدر الصريح
                2. masdar mu’awwal المصدر المؤول         
        Pada bab ini, materi tata bahasa yang disajikan adalah masdar sharih, sedangkan masdar
        mu’awwal akan disajikan pada bab berikutnya.
                Masdar sharih  المصدر الصريح.adalah masda yang sudah jelas bentuk lafalnya.
                Contohnya adalah lafal ذَهَاب      yang bentuk dari kata kerja هب ذ .
        Sebagian besar masdar hanya dapat diketahui secara sima’i (mendengar langsung dari
                 penutur ) atau melalui buku-buku dan kamus bahasa Arab. Sebagian lagi ada yang dibentuk
        dengan menggunakan rumusan tertentu (الوزن )
        Di antara wazan atau rumusan masdar dari fi’il adalah sebagai berikut :
معانيها
المثال
الوزن
Menanam, pertanian
Menulis, penulisan
زرع – يزرع - زراعة
كتاب – يكتب – كتابة
فِعَالَةٌ
Mengalir, aliran
Bergoncang, goncangan
فاض – يفيض - فيضان
رجف – يرجف - رجفان
فَعَلاَنٌ
Memukul, pukulan
Memahami, pemahaman
ضَرَبَ – يَضْرِبُ - ضَرْبٌ
فَهِمَ – يَفْهَمٌ - فَهْمٌ
فَعْلٌ
Duduk, hal duduk
Bangkit, kebangkitan
جَلَسَ – يَجْلِسُ – جُلُوسٌ
نَهَضَ – يَهَضُ - نُهُوضٌ
فُعُوْلٌ
Lelah, kelelahan
Sakit, hal sakit
تَعِبَ – يَتْعِبُ - تَعَبٌ
مَرِضَ – يَمْرِضُ - مَرَضٌ
فَعَلٌ

Sabtu, 04 April 2015

PELAJARAN NAHWU: ISIM ISYARAH

ISIM ISYARAH (Kata Tunjuk)
Kita telah mempelajari penggolongan Isim menurut jenisnya yaitu Mudzakkar dan Muannats serta menurut jumlahnya yaitu Mufrad, Mutsanna dan Jamak. Penggolongan Isim ini sangat penting dalam mempelajari kaidah-kaidah Bahasa Arab selanjutnya. Diantaranya bisa kita lihat dalam pembahasan tentang Isim Isyarah atau Kata Tunjuk.
Pada dasarnya, ada dua macam Isim Isyarah atau Kata Tunjuk yaitu:
1. هَذَا (=ini) untuk menunjuk yang dekat. Contoh: هَذَا كِتَابٌ (= ini sebuah buku)
2. ذَلِكَ (=itu) untuk menunjuk yang jauh. Contoh: ذَلِكَ كِتَابٌ (= itu sebuah buku)
Bila Isim Isyarah itu menunjuk kepada Isim Muannats maka:
1. هَذَا menjadi: هَذِهِ (=ini). Contoh: هَذِهِ مَجَلَّةٌ (= ini sebuah majalah)
2. ذَلِكَ menjadi: تِلْكَ (=itu). Contoh: تِلْكَ مَجَلَّةٌ (= itu sebuah majalah)
Adapun bila Isim yang ditunjuk itu adalah Mutsanna (Dual), maka:
1. هَذَا menjadi هَذَانِ. Contoh: هَذَانِ كِتَابَانِ (= ini dua buku)
2. هَذِهِ menjadi هَتَانِ. Contoh: هَتَانِ مَجَلَّتَانِ (= ini dua majalah)
3. ذَلِكَ menjadi ذَانِكَ. Contoh: ذَانِكَ كِتَابَانِ (= itu dua buku)
4. تِلْكَ menjadi تَانِكَ. Contoh: تَانِكَ مَجَلَّتَانِ (= itu dua majalah)

Sedangkan bila Isim yang ditunjuk itu adalah Jamak (lebih dari dua):
1. Bila Isim yang ditunjuk itu benda yang tidak berakal, maka biasanya digunakan: هَذِهِ (=ini) untuk menunjuk yang dekat dan تِلْكَ (=itu) untuk menunjuk yang jauh. Contoh:
هَذِهِ كُتُبٌ (= ini buku-buku)
تِلْكَ كُتُبٌ (= itu buku-buku)
2. Bila Isim yang ditunjuk itu makhluk yang berakal, maka biasanya digunakan: هَؤُلاَءِ (=ini) untuk menunjuk yang dekat dan أُولَئِكَ (=itu) untuk menunjuk yang jauh. Contoh:
هَؤُلاَءِ طُلاَّبٌ (= ini siswa-siswa)

أُولَئِكَ طُلاَّبٌ (= itu siswa-siswa)