Senin, 24 Februari 2020

MENGENANG JASA IBU

PUISIKU_KARYAKU I B U Oleh: Suriar Amazi Ibu, aku belum tahu apa-apa, entahlah? Sesaat Ibu, tanpa sebab yang jelas meluak muntah Lagi "ngidam" aku, kata petuah Sering terjadi untuk ke berapa kali sudah Ibu, aku bermula dari segumpal darah Berlanjut dibentuk seonggok daging yang menyelimuti tulang dan kerangka Kian sempurna dalam awasan Yang Maha Berkuasa Ibu, aku belum tahu, bedanya malam dan siang Kau taburi aku perhatian, kasih dan sayang Kau kirim nutrisi bergizi hingga aku berasa kenyang Di perut rahimmu aku nikmati nyaman dan tenang Sekali waktu, kaki mungilku tendang-menendang Aku belum mengerti, itu bikin hatimu senang Ibu, aku belum paham arti kehidupan Suka dan dukamu tak aku rasakan Tak terasa berlalu sudah sembilan bulan Tiba saatnya aku ditakdirkan untuk dilahirkan Persalinanpun sudah siap diwujudkan. Ibu, aku belum mengerti Makna perjuangan hidup ini Kau bersusah payah antara hidup dan mati Supaya proses lahirku ke dunia ini beres selesai Hingga terdengar tangis pertamaku tersemai Senyum bahagia kerabat dan tetangga kian berderai Sambut bayi kecil yang akhirnya diberikan nama "Suriar_Amazi" Semada, Senin, 25/02/2019>20/06/1440 10.36 wita #By_posted_SA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar